Menghitung masa subur wanita sangat penting artinya dalam merencanakan program kehamilan.  Jika Anda ingin cepat hamil, maka Anda pun harus pintar-pintar menghitung masa subur Anda. Pembuahan akan lebih besar kemungkinan terjadi apabila dilakukan pada masa subur atau masa ovulasi, yaitu masa di mana sel telur sudah benar-benar matang dan siap untuk dibuahi oleh sel sperma.

Pada seorang wanita yang siklus haidnya teratur (siklus 28 hari), masa suburnya berlangsung pada hari ke-14 setelah hari haid pertama. Namun terkadang juga terjadi pada hari ke-13 atau ke-15 setelah haid. Jadi masa subur akan berlangsung sekitar hari ke-13 hingga hari ke-15 sebelum tanggal haid yang akan datang.

Namun bagi yang siklus haidnya tidak teratur, maka perlu dicatat keseluruhan panjang siklus haid, setidaknya hingga 6 siklus terakhir. Lalu, pada siklus haid terpanjang, dikurangi 11 hari maka akan diperoleh hari subur terakhir pada siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus haid yang terpendek, jika dikurangi 18 akandiperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut.

Contoh perhitungannya seperti ini:

Siklus Terpanjang = 31 hari,
Siklus Terpendek = 26 hari,
Maka, masa suburnya adalah = 31 – 11 = 20, dan 26 – 18 = 8.
Sehingga, masa subur akan berlangsung pada hari ke-8 hingga hari ke-20.

Jadi jika Anda ingin cepat hamil, lakukanlah hubungan pada hari-hari tersebut, karena akan lebih meningkatkan peluang terjadinya pembuahan.

Namun perlu diingat juga bahwa pada saat itu sel sperma suami juga sebaiknya berada pada jumlah terbanyak. Salah satunya dengan menunda berhubungan selama beberapa hari (biasanya 4 – 7 hari) sampai masa subur istri.

Demikian. Semoga artikel mengenai cara menghitung masa subur ini dapat membantu Anda untuk berhasil dalam program kehamilan Anda. Tetap baca artikel dan tips cara cepat hamil di situs ini sebagai referensi Anda untuk bisa cepat hamil.

Dapatkan Informasi Lengkap Bagaimana Cara Cepat Hamil Disini



Dapatkan Informasi Lengkap Bagaimana Cara Cepat Hamil Disini