Ada beberapa gejala yang menandai orang yang terkena penyakit katup jantung, diantaranya sebagai berikut:

  • Sesak napas. Sesak napas yang paling anda perhatikan ketika waktu anda sedang aktif (melakukan pekerjaan sehari-hari) atau ketika anda sedang berbaring rata diatas ranjang. Mungkin anda perlu tidur diatas tumpukan bantal untuk bernapas lega.
  • Lesu atau pusing. Anda mungkin merasa terlalu lemah untuk mengerjakan pekerjaan harian anda. Pusing juga dapat terjadi dan pada beberapa kasus, kehilangan kesadaran mungkin merupakan suatu gejala.
  • Tidak enak di dada. Anda mungkin merasakan suatu tekanan atau beban diatas dada anda waktu suatu aktivitas atau waktu berjalan keluar di udara yang dingin.
  • Palpitasi. Ini rasanya seperti denyut jantung yang cepat dan denyut jantung tidak beraturan.
  • Pembengkakan. Anda mungkin mengalami pembengkakan di pergelangan, kaki atau abdomen. Ini disebut edema. Pembengkakan dapat terjadi di perut yang dapat menyebabkan anda merasa kembung.
  • Penambahan berat yang cepat. Penambahan berat badan dari 1 sampai 3 pound dapat terjadi dalam satu hari.

Gejala-gejala di atas tidak selalu berhubungan dengan tingkat keparahan penyakit katup Jantung anda. Anda mungkin sama sekali tidak mempunyai gejala, tapi mempunyai penyakit katup yang parah.

Diagnosa

Dokter anda dapat memberitahu bahwa anda mempunyai penyakit katup jantung dengan berbicara dengan anda tentang gejala anda, melakukan tes fisik dan memberikan pada anda beberapa tes lainnya.

penyakit katup jantung

Selama tes fisik, dokter mendengar detak jantung anda, untuk memeriksa suara yang dibuat jantung ketika membuka dan menutup katup. Mur-ur adalah suara mendesis yang dibuat oleh darah mengalir melewati kalup stenotic atau katup bocor. Dokter juga dapat memberitahu anda jika jantungnya membesar atau denyut jantungnya tidak beraturan.

Dokter akan mendengar paru-paru anda untuk mendengar apakah ada cairan tertahan di paru-paru anda, yang mnandakan jantung anda tidak dapat memompa sebaik apa yang seharusnya.

Dengan memeriksa fisik anda, dokter dapat mencari petunjuk tentang sirkulasi dan fungsi dari organ-organ anda lainnya.

Setelah pemeriksaan fisik, dokter mungkin meminta pemeriksaan-pemeriksaan diagnostik lainnya seperti Echocardiography, Transesophageal, Echocardiography, Cardiac Catheterization (juga disebut Angiogram), Radionuclide Scans, Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Dengan melihat hasilnya yang diulang pada suatu periode, dokter anda dapat melihat kemajuan penyakit katup jantungnya. Ini dapat membantunya dalam membuat keputusan tentang perawatan anda.