Penyakit katup dapat disebabkan beberapa faktor, diantaranya:

Bawaan. Bicuspid aortic valve disease adalah contoh penyakit katup bawaan (genital) yang mempengaruhi katup aortic. Pada orang yang terkena bicuspid aortic valve hanya mempunyai dua kelopak katup saja. Tanpa kelopak yang ketiga, katupnya mungkin jadi kaku (tidak membuka dan menutup secara baik) atau bocor (tidak dapat menutup dengan rapat).

Infeksi. Infeksi dan penyakit yang dapat mempengaruhi kinerja katup jantung misalnya demam rematik (rheumatic fever) dan endocarditis. Demam Rematik disebabkan oleh infeksi bakteri yang tidak diobati (biasanya leher). Untungnya pengenalan dan antibiotik untuk mengobati infeksi ini telah mengurangi secara drastis jumlah infeksi ini. Infeksi permulaan umumnya terjadi pada anak-anak, namun persoalan jantung yang berhubungan dengan infeksi tidak akan terlihat 20 sampai 40 tahun kemudian. Pada waktu itu, katup jantung meradang, kelopak-kelopaknya menempel satu sama lain dan menjadi kaku, menebal, memendek dan mempunyai bekas luka. Ini menyebabkan mitral regurgitation (kebocoran mitral).

Sementara endocarditis terjadi ketika germs, terutama bakteri, masuk kedalam aliran darah dan menyerang katup-katup jantung, menyebabkan penumbuhan dan lubang-lubang di katup-katup dan bekas luka. Ini menyebabkan katup-katup yang bocor.

penyakit katup jantung

Germs yang menyebabkan endocarditis masuk kedalam aliran darah sewaktu prosedur perawatan gigi, operasi, pemakaian obat atau dengan infeksi yang parah. Orang-orang dengan penyakit katup (kecuali mitral valve prolapse tanpa penebalan atau kebocoran) menghadapi risiko yang meningkat untuk mengembangkan infeksi yang mengancam nyawa ini.

Beberapa penyebab penyakit katup termasuk: penyakit jantung koroner, serangan jantung, kardiomiopati, syphilis, hipertensi, aneurisme aorta. Sementara penyebab penyakit katup jantung yang lebih jarang termasuk tumor, beberapa tipe dari obat-obatan dan radiasi.